Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Pernah?

Pernah gak sih kalian selalu melihatnya namun merasa sangat rindu? Pernah gak sih kalian merasa amat rindu namun lebih memilih untuk tak bertemu dengannya.. dimanapun.. di sosial media sekalipun? Pernah gak sih hanya dengan melihat orang-orang terdekatnya atau bahkan fotonya membuat kalian merasa sesak? Pernah gak sih kalian benci melihat senyum dan tawanya karena kalian gagal bertahan menjadi penyebab senyum dan tawanya? Pernah gak sih kalian sangat amat begitu percaya dan saat merasa kecewa, kalian tetap percaya? Pernah gak sih kalian tak ingin menangis namun air mata tumpah dengan sendirinya? Pernah gak sih kalian ngerasain harus berkali-kali mendirikan benteng pertahanan sendiri untuk diri sendiri? Pernah gak sih kalian tak diberi kesempatan saat kalian benar-benar sudah memikirkan kesalahan dan ingin memperbaiki? Pernah gak sih kalian tak butuh, lalu dibuat butuh, lalu sangat butuh, lalu hilang? Pernah gak sih hati kalian setiap saat bertengkar dengan realita? Pernah gak...

ARI IFI

"Kamu pake motor aku aja" Ari khawatir ban motor Ifi akan bocor lagi di jalan nanti. Ia tidak mau wanita yang dicintainya itu kesusahan sendirian di jalan, apalagi hari sudah mulai gelap. "Hah? Engga ah. yaudah kan motorku udah ditambel juga bannya. Gak akan ada apa-apa santai aja ri." Jawab Ifi dengan senyum manisnya. Ifi sangat senang kala itu, laki-laki yang sempat pergi sekarang telah hadir kembali di depannya dengan seribu kekhawatiran yang selalu Ari bawa seperti biasanya, tak ada yang berubah. "Tapi kalo bocor lagi gimana, udah malem fi, temen kamu juga kan udah nungguin disana. Kalo ban motor kamu bocor pas kamu arah sana, ya temen kamu malah makin lama nunggunya kan. Udah motor kamu taro rumah aku aja terus kamu bawa motor aku. Nanti pas kamu udah pulang baru kita ketemuan buat tuker motor. Yaa okee?" Ari tetap khawatir. Biar bagaimanapun, Ifi adalah seorang wanita, wanita yang sangat ia cintai pula. Ia tak bisa membayangkan Ifi kesusahan ca...

apa itu semangat? lupa deh. haha.

Pernah gak si kalian ngerasain yang namanya gak punya semangat buat hidup maju? ya jalanin hidup gitu-gitu aja cuma ngelakuin yang harus dilakuin. Ngerjain hal-hal yang gak produktif. yah.. kayak gue sekarang. bosen idup sih engga, berasa pengen mati juga engga. cuma ya.. yaudah jalanin idup gini aja, gaktau arahnya mau kemana, gak punya semangat buat ngejalanin banyak hal. kerjaannya cuma jalanin yang harus dijalanin dan abis itu ngeyoutube sampe gumoh. gue udah gak punya semangat apa-apa lagi sekarang.. entahlah.. ternyata kehilangan seseorang juga bisa ngebuat kehilangan semangat ya. menurut gue sekarang gak ada acuan buat gue hidup menjadi lebih baik, menjadi orang yang maju, malah gue fikir.. buat apa maju? pinter? berusaha ini itu? toh kalo meninggal juga gak ada gunanya lagi kan itu haha disaat temen-temen seumuran gue lagi banyak yang malah tambah rajin, tambah giat, udah gak main-main.. gue malah gak tau mau ngapain. gue tetep punya cita-cita.. tapi gue gak punya semangat...

Dibuang sayang

Aku sudah lama mengenalnya. Yaa tidak terlalu lama, cuma setahun. Tapi aku menjadi orang terdekatnya. Pacar bisa dibilang. Yaa.. jadi walau cuma setahun, aku cukup tahu soal dia. Sewajarnya aku sudah terbiasa atas keberadaannya. Sudah terbiasa menatapnya. Sudah terbiasa melihat dia dari sudut pandang manapun. Tapi lucunya.. sekarang saat aku dan dia sudah tidak ada hubungan apa-apa, saat aku masih selalu merindukan dia setiap saat. Aku merasa seperti wanita yang sedang mengaguminya diam-diam. Sudah lama aku tidak merasakan seperti ini. Kamu tahu? Aku mengaguminya dari jauh, tak mampu jika dari dekat. Aku selalu tersenyum dan memperhatikan setiap hal yang dia lakukan saat dari jauh. Namun aku tak mampu melakukan itu jika dari dekat. Kecepatan detak jantungku berbanding terbalik dengan jarakku dengannya. Semakin kecil jarak ku dengannya maka semakin cepat jantungku berdetak. Aku seperti orang yang baru jatuh cinta dan sedang mengejar cinta. Saat mataku dan matanya bertemu, tuhan.. enta...

Di Sini

Sudah satu minggu . Semua terasa aneh . Seperti memiliki dan memasuki hidup baru . Dimana aku sudah terbiasa tertawa dan membahagiakan diri sendiri . Aku lupa rasanya dibahagiakan . Tidak apa - apa , setidaknya aku bahagia , dengan cara apapun . Aku berharap dan berdoa kamu pun begitu disana . Bahagia . Dapat bahagia dengan caramu dan keputusanmu sendiri . Semoga kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan setelah aku berhenti . Yah.. sejauh ini berhenti . Mungkin lebih terlihat menyerah . Ya memang aku menyerah . Aku menyerah dengan usahaku . Tidak aku tidak gagal . Aku berhasil mencoba mempertahankanmu . Setidaknya aku sudah mencoba bukan ? Maaf kalau mungkin kurang . Tapi ku rasa cukup . Apapun itu .. aku tidak pernah tahu jelas apa yang sebenarnya sedang kamu alami , apa yang sebenarnya sedang terjadi denganmu . Aku hanya merasa paham saja apa yang terjadi , dan entahlah aku terlalu yakin de...

Kangen

Selamat malam remaja sepersebayaan! Gue yakin, malem ini pasti banyak remaja yang lagi ngalamin yang namanya patah hati. Yah bukan malem ini doang si, emang kayaknya tiap malem juga pasti banyak remaja yang lagi patah hati. Ini nih salah satu yang identik sama remaja, patah hati. Patah hati buanyak banget macem dan versinya, apalagi bagi remaja. Ada yang patah hati karna ditolak, diputusin, diselingkuhin, dibohongin dan bahkan chat cuma dibales 'iya' doang aja bisa bikin patag hati. Padahal kali aja doi bales iya itu karna lagi di motor dan justru masih usahain buat bales chat kita walau sepenggal kata doang, ya nggak? Who knows kan?! Hmm gue juga lagi patah hati nih guys. Kalo yang ini karna kehilangan. Itu kata simple banget ya tapi bisa bikin banjir di muka a.k.a nangis tiap hari gituya. Buat kata kehilangan itusi gue bukan pakarnya tapi juga gak sekali gue ngerasain itu. Udah tiga tahun belakangan gue ngerasain yang namanya kehilangan terus, dan setiap kehilangan punya cer...

Muka 2?3?4?5?

Hay remaja-remaja yang hidupnya berat banget. Sama, gue juga remaja. Remaja 17tahun lagi ngabisin masa sekolah gue yang tinggal beberapa bulan doang, tapi udah ngerasa enek dan bosen banget dari seragam-seragam alay + sekolah yg full time gini. Seperti yang semua orang tau, masa-masa remaja adalah masa yang paling indah, apalagi sma. Kalo kata orang-orang terdahulu yang udah pernah ngerasain sma, mereka kangen banget sama masa sma. Yaps jelas karna ini bener-bener masa transisi kita-kita dari remaja jadi dewasa. Yaa kalian taulah, gak bakal ada abisnya kalo ngomongin soal remaja. Well mumpung gue masih seorang remaja, gue mau ngebahas hal-hal seputar remaja nih. Di postingan kali ini, eh btw jangan kaget ya kalo jadi beda gini sama postingan-postingan sebelumnya. Pokoknya posting kali ini gue mau bahas soal sahabat dulunih. Buat sama sahabat sih gue gak punya banyak masalah, gue adalah termasuk remaja beruntung yang gak pernah ngerasain dapet sahabat yang bener-bener jahat. Tau kan...

Hay Langit

Selamat malam, langit. Tadi sore aku lihat kamu mendung, kenapa begitu? Ayolah tumpahkan saja hujannya. Banyak orang yang bahagia saat hujan tiba. Begitupula aku. Aku mau cerita sama hujan. Tapi kamu tidak kunjung juga menurunkan butiran-butiran menyejukkan itu. Kalau begitu, aku cerita sama kamu sajalah langit. Langit.. kamu pasti menyaksikan, atau mungkin kamu ikut merasakan, makanya kamu ikut mendung saat sore hari, saat hujan sering terjadi di mataku. Entahlah apa yang aku rasakan sekarang. Aku seperti terombang-ambing ditengah lautan, di dalam kapal yang besar, namun hanya sendirian. Yang lain ada, tapi di kapal lain, tidak terombang ambing, hanya bisa memberi saran caranya lolos dari keadaan ini. Langit, aku sedih. Aku sedih sekali harus kehilangan dia. Semua begitu cepat terjadi. Sangat abu-abu yang mana pokok penyebabnya. Atau mungkin semuanya adalah penyebab aku kehilangan dia. Sebenarnya aku mengerti, aku paham, aku tau kenapa bisa seperti sekarang. Dan walau aku selalu ta...

Yes tomorrow

hati tuh selalu punya rahasia yg mengejutkan yah. walaupun sesuatu didalam kepala yg bernama otak ini bilang aku harus benci, nyatanya saat kata benci sedang bekerja, hati langsung lari keotak, bawa martil, terus ancurin semua kata benci yg ada, diganti deh sama kata rindu. aku fikir, rasa benci yg teramat dalam ini, rasa benci yg teramat menusuk ini, luka yg belum kunjung sembuh ini, sudah menyingkirkan habis semua sayang yg ada. nyatanya.. mereka semua hanya ada dipermukaan,dan justru tersingkir saat sayang dan rindu sedang pasang naik. nyatanya.. aku tetap aku yg dulu. aku yg selalu rindu denganmu, selalu butuh senyummu, selalu bertanya-tanya kabarmu, selalu risau saat tau kamu sedang sakit, yah semua lah. aku sayang kamu, masih sama seperti awal aku terbiasa sayang sama kamu. sampai detik ini, entahlah kamu berfikiran apa soal aku, namun aku tersadar.. dan aku harus selalu ingat soal ini. soal aku yg selalu tak mampu membenci mu. awalnya aku tak ingin bicara satu arah melalu bl...

18082015

Selasa Delapan Belas Agustus Dua Ribu Lima Belas percaya gak percaya, aku harus peercaya. percaya hari ini aku bertemu 18-08 kembali. setelah satu tahun lalu, aku berkomitmen, membukakan pintu untuk kamu menemani setiap hariku. dengan intro yang cukup lama. dengan aku yang penuh pertimbangan, basa-basi, dan ketakutan yang luar biasa. dengan kamu yang terlihat begitu yakin denganku. meyakinkan aku bahwa aku tak perlu takut membukakan kunci pintunya, karna kamu akan membantuku untuk membukakan pintu itu lebar-lebar. dengan kamu yang entah kenapa bisa begitu yakin kepadaku. kamu yang tak pernah tahu tentangku dari siapapun. kamu yang begitu berani memilih aku setelah berkali-kali kamu jatuh. entahlah kenapa dari sekian banyak wanita yang kamu kenal, yang jauh lebih terlihat dibanding aku, kamu menjatuhkan pilihan padaku. aku tidak pernah percaya kebetulan. tuhan menulis skenario bukan hanya untuk sebuah kebetulan. tuhan menulis skenario dengan alasan. dan aku yakin ada alasan indah kena...

agustus

Hay agustus! Apa kabarmu wahai bulan yang dinanti-nanti oleh orang tuaku 17 tahun lalu? Sehatkah dirimu? Ku harap kamu menjadi bulan terbaik lagi untukku di tahun ini, sampai kau digantikan oleh si September. Karna tahukah kamu agustus? Bulan ini ada banyak tanggal yang berarti untukku. Yang sebelumnya sudah ku pastikan tak akan ada yang special di bulan ini, tapi.. itu saat aku tau dia sudah tak bersamaku. Dan kamu pasti terkejut kalau aku bilang ini. Dia sudah kembali loh, sekitar dua bulan lalu. Aku terlihat menyambutmu seperti biasa. Tapi sebenarnya aku sering memikirkanmu, tanggal 15, tanggal 16, tanggal 18, dan tanggal 30, ku harap semua tanggal itu akan menjadi hari baik untukku, aamiin. Pokoknya, aku Cuma gak mau denger hal jelek ditanggal-tanggal itudeh. Yaa.. emang sih aku sering bilang ‘apalah arti sebuah tanggal,. Tapi kamu jangan marah ya agustus, aku gak pernah bilang ‘apalah arti sebuah bulan’ ko hehe. Agustus! Aku mau menceritakan tentang dia ke kamu. Iya.. d...