Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Hay Langit

Selamat malam, langit. Tadi sore aku lihat kamu mendung, kenapa begitu? Ayolah tumpahkan saja hujannya. Banyak orang yang bahagia saat hujan tiba. Begitupula aku. Aku mau cerita sama hujan. Tapi kamu tidak kunjung juga menurunkan butiran-butiran menyejukkan itu. Kalau begitu, aku cerita sama kamu sajalah langit. Langit.. kamu pasti menyaksikan, atau mungkin kamu ikut merasakan, makanya kamu ikut mendung saat sore hari, saat hujan sering terjadi di mataku. Entahlah apa yang aku rasakan sekarang. Aku seperti terombang-ambing ditengah lautan, di dalam kapal yang besar, namun hanya sendirian. Yang lain ada, tapi di kapal lain, tidak terombang ambing, hanya bisa memberi saran caranya lolos dari keadaan ini. Langit, aku sedih. Aku sedih sekali harus kehilangan dia. Semua begitu cepat terjadi. Sangat abu-abu yang mana pokok penyebabnya. Atau mungkin semuanya adalah penyebab aku kehilangan dia. Sebenarnya aku mengerti, aku paham, aku tau kenapa bisa seperti sekarang. Dan walau aku selalu ta...

Yes tomorrow

hati tuh selalu punya rahasia yg mengejutkan yah. walaupun sesuatu didalam kepala yg bernama otak ini bilang aku harus benci, nyatanya saat kata benci sedang bekerja, hati langsung lari keotak, bawa martil, terus ancurin semua kata benci yg ada, diganti deh sama kata rindu. aku fikir, rasa benci yg teramat dalam ini, rasa benci yg teramat menusuk ini, luka yg belum kunjung sembuh ini, sudah menyingkirkan habis semua sayang yg ada. nyatanya.. mereka semua hanya ada dipermukaan,dan justru tersingkir saat sayang dan rindu sedang pasang naik. nyatanya.. aku tetap aku yg dulu. aku yg selalu rindu denganmu, selalu butuh senyummu, selalu bertanya-tanya kabarmu, selalu risau saat tau kamu sedang sakit, yah semua lah. aku sayang kamu, masih sama seperti awal aku terbiasa sayang sama kamu. sampai detik ini, entahlah kamu berfikiran apa soal aku, namun aku tersadar.. dan aku harus selalu ingat soal ini. soal aku yg selalu tak mampu membenci mu. awalnya aku tak ingin bicara satu arah melalu bl...