18082015

Selasa Delapan Belas Agustus Dua Ribu Lima Belas

percaya gak percaya, aku harus peercaya. percaya hari ini aku bertemu 18-08 kembali. setelah satu tahun lalu, aku berkomitmen, membukakan pintu untuk kamu menemani setiap hariku. dengan intro yang cukup lama. dengan aku yang penuh pertimbangan, basa-basi, dan ketakutan yang luar biasa. dengan kamu yang terlihat begitu yakin denganku. meyakinkan aku bahwa aku tak perlu takut membukakan kunci pintunya, karna kamu akan membantuku untuk membukakan pintu itu lebar-lebar. dengan kamu yang entah kenapa bisa begitu yakin kepadaku. kamu yang tak pernah tahu tentangku dari siapapun. kamu yang begitu berani memilih aku setelah berkali-kali kamu jatuh. entahlah kenapa dari sekian banyak wanita yang kamu kenal, yang jauh lebih terlihat dibanding aku, kamu menjatuhkan pilihan padaku. aku tidak pernah percaya kebetulan. tuhan menulis skenario bukan hanya untuk sebuah kebetulan. tuhan menulis skenario dengan alasan. dan aku yakin ada alasan indah kenapa kita dipertemukan, kenapa tuhan menulis skenario agar kamu memilih aku.

satu tahun, terlalu singkat untuk kita bilang bahwa kita sudah lama. kita belum apa-apa. tak ada pencapaian apa-apa hanya dalam kurun waktu satu tahun. namun, jelas sudah banyak yang kita lalui dalam satu tahun ini. sangat banyak dan berarti. selalu bermakna dan mampu mengajarkanku. kita selalu menjadi guru yang baik untuk aku dan kamu. kita punya banyak bagian indah dan bagian pahit selama satu tahun ini. dan entah kenapa tuhan menulis skenario kita mampu melewatinya. kita mampu bertemu delapan belas agustus kembali.

entahlah apa itu kita pernah berpisah, atau orang lain berkata kita kan pernah putus. aku tau, yang menjalaninya kita. ya.. mungkin aku terlihat munafik saat aku pernah menangisi kamu sering tapi aku bilang tak pernah merasa putus. namun aku tak peduli orang menilai. silahkan mereka bebas menilai kita. terimakasih mereka mau peduli dengan hubungan kita. tapi aku, dan kamu, punya pendapat. hati kita sesungguhnya tak pernah berhenti. tak pernah berhenti berkomitmen. raga mungkin bisa dibohongi oleh keadaan yang begitu menyiksa kita, namun hati selalu batu, selalu memiliki prinsip sendiri yang begitu kuat, tak bisa digoyahkan oleh siapapun dan oleh apapun. apapun itu, aku dan kamu setuju, hari ini, tanggal ini, bulan ini, tetap memiliki makna luar biasa untuk kita. entah orang berpendapat hari ini biasa, dan harusnya juga biasa untuk kita. tapi aku masih mengingat jelas setahun lalu, tepat setahun lalu. aku memberi kepercayaan kepadamu yang mampu membuatku percaya.

banyak.. banyak hal-hal bodoh yang kita lalui. ah banyak hal lah. bukan cuma hal bodoh. banyak hal sudah kita lalui. dari yang menghasilkan tawa yang membuat air mata keluar, atau kesedihan mendalam yang juga membuat air mata keluar. dari rasa kangen berat atau rasa yang agak jenuh. semua kita lewatkan. namun bahkan sampai hari inipun kita mungkin masih tahap orientasi. yaa tak apa-apa. masa orientasi itu indah. tak menimbulkan hal menjenuhkan. selalu menunggu-nunggu saat kita tau yang baru dari kita berdua. aku harap aku selalu ingin tahu tentangmu dan kamu selalu ingin tahu tentangku.

aku kehabisan kata-kata bagus. entah kenapa, aku bingung harus menulis apa. tapi aku ingin menulis. aku hanya begitu tidak menyangka kamu bisa membawaku ke angka yang tak pernah aku lewati. satu tahun bersama orang yang sama. pengalaman yang selalu aku inginkan. aku selalu berangan akan bisa lama dengan seseorang, dan kamu berhasil memahami aku hingga kita bisa bertahan pada angka satu tahun.

entah akan ada apalagi didepan, namun aku yakin, ujian tak akan pernah berhenti menggoda atau bahkan menghancurkan kita. kemarin itu hanya ujian saat akan menapaki satu tahun. belum nanti nanti dan nanti lagi. jika angan kita bahwa kita akan lama. maka kita harus bersiap, sayang. kita harus siap untuk apapun yang seratus kali lipat lebih sulit dari kemarin. aku harap kita mampu memaafkan semua yang kemarin. aku harap kita siap untuk yang akan terjadi lagi dan jelas jadikan yang kemarin-kemarin sebagai bekal untuk kedepan. aku harap kita sudah hanya membawa pelajaran dari yang lalu, bukan masih membawa pahit manis yang lalu. aku harap tenaga dan hati kita, mulai hari ini, tetap seutuh satu tahun lalu. aku harap, kita bisa menganggap bahwa hati ini masih sejernih satu tahun lalu, saat kita sudah saling mempercayakannya. aku harap hati kita lahir kembali lagi. bahkan lebih kuat dari satu tahun lalu.

sayang.. maafkan semua yang sudah terjadi pada kita selama setahun ini. itulah hidup. akupun akan memaafkan semuanya. bukan, bukan aku memaafkan kamu dan kamu memaafkan aku. kita maafkan semuanya. maafkan juga orang-orang yang terlibat bersama kita setahun ini. kita menjalinnya berdua, tapi semua tak luput dari orang lain, begitu pula hubungan kita. hubungan kita tak luput dari tangan orang lain juga, atau bahkan minimal omongan orang lain. maafkan mereka. dan kita hadapi berdua orang-orang baru di depan yang akan menghadang kita. tak usah pusingkan lagi sudah lalu, pusingkanlah kita yang harus terbiasa berjuang untuk kita.

dan untuk kita sendiri. yah.. manusia adalah pabriknya salah, bahkan ketidaksengajaan pun bisa menjadi sebuah kesalahan. aku sama kam, berarti kita sama-sama siap menjalani hari menjalani kebahagiaan bersama pabrik kesalahan. kita manusia, akan selalu mencetak kesalahan bahkan setiap harinya. yang sekarang perlu kita bangun adalah pabrik maaf, maaf yang tulus. dan usahakan pabrik kesalahan tidak mencetak kesalahan yang sama.

ada quotes. jangan berjanji untuk tidak menyakiti, tapi berjanjilah akan tetap bertahan walau tersakiti. dan aku setuju. asal kita mau mempelajari tiap kesalahan yang dicetak, dan kita mampu berubah menjadi alat pembeda antara kesalahan dan ketidak sengajaan, aku yakin kita bisa bertahan.

percayalah, kita saling menyayangi. tak akan ada niat jahat yang kita lakukan. kita selalu berniat baik untuk orang yang kita sayang, hanya saja.. isi otak manusia itu berbeda. aku yakin tak ada cara yang salah untuk niat yang baik, yang ada adalah cara yang berbeda.

aku sayang.. ah tidak, mungkin cinta. ya memang cinta sama kamu. dasar anak kelas 3 SMA yang gila, sudah bercerita tentang cinta. tapi memang begitu adanya.. aku cinta kau, ajaib. hari ini, aku bahagia disampingmu. masih sebahagia dua belas bulan lalu. masih sama. tak berbeda.

kamu.. terimakasih untuk kita. semoga aku sama kamu, masih kita, saat berjumpa kembali dengan delapan belas kosong delapan lagi. Aamiin.

Komentar